Manfaat Mendengarkan Musik Untuk Ibu Hamil dan Bayi

Manfaat untuk mendengarkan musik saat hamil, ternyata baik bagi ibu hamil dan juga bayi. Kata orang, mendengarkan sebuah musik saat hamil adalah sebuah hal yang akan dapat memberi sebuah ketenangan, membantu ibu hamil untuk dapat meredakan stres pada saat hamil, dan juga dapat membantu untuk bisa merangsang perkembangan bayi. Apakah hal tersebut benar?

Saat hamil, ibu yang bisanya akan mempunyai sebuah rasa stres tersendiri, sehingga yang biasanya disarankan adalah agar ibu hamil selalu senang dengan melakukan banyak hal-hal yang mereka sukai. Hal ini nantinya dilakukan agar dapat menjaga kesehatan ibu dan juga bayi yang ada di dalam kandungannya. Salah satu caranya untuk memberi sebuah rasa tenangan dan senangan kepada ibu hamil, yaitu bisa dengan cara mendengarkan musik. Untuk ibu hamil, biasanya mendengarkan sebuah musik saat hamil dapat menjadi sebuah hal yang digunakan untuk mengurangi sebuah stres ibu dan juga hal ini nantinya akan dapat berdampak baik bagi bayi yang berada di dalam kandungan.

Kehamilan dapat membuat para ibu merasa cemas dan juga tres, sehingga dapat menimbulkan banyak sekali dampak negatif pada ibu dan bayi. Penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat stres yang sangat tinggi pada saat kehamilan juga dapat menyebabkan seorang bayi lahir secara prematur, berat badan bayi lahir yang rendah, dan juga meningkatkan risiko masalah pada perilaku bayi ketika dirinya menginjak usia anak-anak nanti.

Mendengarkan sebuah musik saat hamil, juga dapat meminimalkan sebuah tingkat stres yang ibu hamil rasakan sehingga dapat memberikan lingkungan yang optimal untuk tempat bayi tersebut bertumbuh. Saat ibu rileks, tubuh ibu yang juga akan menghasilkan sebuah hormon serotonin dan juga hormon endorfin, yaitu sebuah hormon yang akan muncul saat seseorang bahagia. Hormon ini yang juga nantinya dapat ditransfer ke bayi melalui cairan plasenta. Mendengarkan sebuah musik nantinya akan dapat membuat ibu hamil tenang, mengurangi sejumlah hormon stres dan juga meningkatkan hormon bahagia, melemaskan otot-otot yang tegang, serta yang membuat lingkungan yang nyaman bagi ibu dan juga bayi.

Manfaat mendengarkan musik saat hamil bagi bayi

Menjelang akhir trimester kedua atau sekitar usia kandungan yang menginjak 20 minggu, janin yang dalam kandungan sudah mampu mendengar sepenuhnya. Suara utama yang dapat didengarnya adalah detak jantung, pernapasan, pompa darah dan juga suara pencernaan ibu. Janin yang sudah tumbuh nantinya juga sudah mampu untuk mendengar suara-suara yang tertahan dari luar tubuh sang ibu. Setelah lahir, bayi juga nantinya akan meningkatkan dan juga terhibur oleh suara-suara yang ia dengan saat berada di dalam rahim.

Bayi yang biasanya akan lebih mengenali dan juga akan lebih memilih suara ibu dibandingkan dengan dengan suara orang lain, sehingga bayi memperhatikan ibu saat itu berbicara. Sebuah studi yang juga menemukan bahwa memperdengarkan sebuah musik yang sama dengan musik yang dimainkan pada saat bayi berada di dalam kandungan juga akan dapat menenangkan bayi setelah mereka lahir. Bayi dapat berhenti menangis, jika membuka mata mereka, dan juga jika membuat sebuah gerakan, sehingga terlihat seolah-olah jika bayi dapat mengaitkan pengalaman mereka pada saat mereka berada di dalam rahim. Berikut ini beberapa manfaat jika mendengarkan musik saat hamil, untuk bayi yaitu :

Mengembangkan kemampuan belajar dan berperilaku

Mendengarkan musik saat hamil juga dapat mengembangkan dasar-dasar saat kemampuan belajar dan juga berperilaku pada bayi nantinya di kemudian hari. Dilansir dari situs babyplus, Wilfried Gruhn, merupakan seorang Profesor Emeritus dari Music Education University of Music di Freiburg, di Jerman dirinya yang mengatakan bahwa musik menjadi sebuah hal yang nantinya dapat merangsang pertumbuhan struktur otak dan juga dapat menghubungkan banyak dari aktivasi daerah yang ada di sekitar otak.

Pembelajaran ini juga didasarkan pada perkembangan otak, dimana paling kita terjadi pada tahun-tahun awal dan berlanjut selam kehidupan. Perkembangan otak pada dasarnya ditentukan oleh sebuah keturunan, tetapi strukturnya sendiri tergantung pada bagaimana setiap individu menggunakannya. Semua pengalaman yang disimpan dalam otak nantinya akan mempengaruhi struktur pada saraf.

Yang dapat diambil dari kutipan tersebut yaitu bahwa musik dapat merangsang sebuah perkembangan awal otak, tetapi musik yang tidak menjamin anak nantinya akan cerdas. Kecerdasan otak yang akan lebih ditentukan pada cara anak nantinya menggunakannya. Lagipula, tidak ada bukti yang akan menjelaskan bahwa mendengarkan sebuah musik saat hamil dapat membuat seorang bayi lebih cerdas.

Membantu bayi tidur

Studi yang juga menunjukkan bahwa bayi yang juga dapat mengingat dan mengenali sebuah musik yang biasa mereka dengar pada saat mereka berada di dalam rahim. Setidaknya satu tahun setelah kelahiran tersebut mereka masih mengingatnya. Memperdengarkan sebuah musik yang sama yang dimainkan pada saat berada di dalam kandungan juga dapat membantu menenangkan bayi agar nantinya lebih cepat tertidur. Dan dapat membuat tidur bayi lebih nyenyak dibandingkan jika tidak mendengarkan sebuah musik. Mendengarkan sebuah musik yang sama kepada bayi setelah lahir juga nantinya akan dapat membentuk sebuah pola tidur yang lebih baik bagi bayi.

Meningkatkan refleks bayi baru lahir

Mendengarkan sebuah musik pada saat hamil juga nantinya akan membuat bayi yang ada di dalam rahim dapat mendengarkan sebuah getaran yang telah dihasilkan oleh musik dan bayi juga nantinya akan dapat bereaksi terhadap musik yang di dengarkan. Bayi juga mungkin dapat mencoba untuk bergerak sesuai juga dengan denyut getaran musik tersebut. Hal ini juga nantinya akan dapat meningkatkan sebuah refleks bayi dan juga gerakan bayi secara sebuah keseluruhan.

Meningkatkan kemampuan indra pendengaran bayi

Ketika ibu mendengarkan sebuah musik melalui headphone, ini juga nantinya akan dapat meningkatkan sebuah konsentrasi, dari indera pendengaran, dan juga sebuah keterampilan bayi saat dalam rahim. Mungkin bayi yang tidak dapat memahami musik pada saat ini, akan tetapi getaran dan juga gelombang musik yang nantinya akan mencapai bayi dapat membuat bayi nantinya lebih berkonsentrasi pada suara dan juga hal ini baik untuk merangsang mental dari bayi tersebut.

Jangan Berlebihan

Dokter mengatakan bahwa hampir semua musik baik didengarkan oleh bayi atau janin. Namun hanya saja, Anda harus menyukai musik yang akan anda dengarkan tersebut. Selain itu, dokter pun nantinya akan lebih menyarankan agar Anda tidak dapat mengarahkan headphone tersebut ke perut Anda.

Tidak jarang ibu hamil yang berusaha memberi stimulasi musik dengan cara menempelkan headphone pada perutnya. Namun, hal tersebut nantinya dikhawatirkan justru dapat menstimulasi janin dengan cara yang berlebihan, terutama jika volume yang digunakan dengan suara tinggi. Ketika nantinya anda ingin memperdengarkan sebuah musik pada janin, cukup hidupkan saja musik di alat pemutar musik anda.

Suara yang disarankan untuk volume yang dapat didengarkan kepada janin yaitu sekitar 50-60 desibel saja atau tidak boleh lebih dari 65 desibel. Yaitu sebesar volume jika suara normal seseorang ketika berbicara. Jika musik tersebut yang nantinya akan didengarkan untuk waktu lebih lama, volume yang disetel harus disarankan di bawah 50 desibel. Tingkat tersebut yang umumnya dapat diberlakukan pada ruang perawatan intensif untuk bayi saat baru lahir.

Demikian itulah beberapa manfaat yang baik mendengarkan musik untuk bayi dan juga ibu hamil. Namun, perlu anda ingat, walaupun mendengarkan musik hal yang baik, namun jangan sampai anda melakukanya dengan cara berlebihan.